separate
logo

Nov 29, 2009

meidy

Kisah Persahabatan Tikus dan kucing

Tahukah reader bagaimana asal muasal mengapa tikus dan kucing sampai hari ini bermusuhan?

Alkisah, hiduplah sepasang sahabat: seekor kucing bernama Meong dan seekor tikus bernama Mencit. Mereka selalu melakukan kegiatan bersama-sama, mencari tempat tinggal, bermain, dan mencari makan.

Musim dingin segera tiba. Kedua sahabat itu berunding bagaimana cara agar punya persediaan makanan yang cukup. Pembagian tugas pun disepakati. Mencit bertanggungjawab mengintip dapur orang untuk melihat-lihat apakah ada makanan, sedangkan Meong mendapat tugas mengangkut dan menyimpan makanan tersebut di tempat yang hanya mereka berdua saja yang tahu.

Demikianlah mereka mulai bekerja. Setelah berkeliling beberapa lama, Mencit berhasil menemukan toko yang menjual madu. Dia pun kembali ke Meong dan bersama-sama menyusun siasat. Setiap malam dari kejauhan mereka mengintai toko tersebut. Ketika situasi sudah sepi, Meong dengan gesit masuk ke toko, mengangkut, dan menyimpan madu tersebut ke dalam baskom besar di bawah altar gereja yang letaknya tidak jauh dari toko tersebut.

Suatu saat, timbullah niat culas si Meong. Dia membayangkan betapa nikmatnya menikmati madu tersebut sendirian tanpa sepengetahuan sahabatnya.

Dia pun mendatangi si tikus. "Mencit, hari ini aku absen bekerja ya, soalnya ada saudara sepupuku yang berulangtahun. Aku harus hadir karena dia sangat dekat dengan aku,dan lagi pula aku sudah berjanji Minggu lalu."

Tanpa curiga Mencit membiarkan Meong pergi. Dengan sembunyi-sembunyi si Meong pergi ke bawah altar gereja dan mencicipi madu yang sudah mereka kumpulkan. Sesudah puas dan kenyang, dia pun kembali seolah-olah tidak terjadi apa-apa.

Seminggu kemudian, timbul lagi rasa ingin menikmati madu itu. Dia pun berkata,"Mencit, hari ini aku harus pergi lagi. Seorang keponakanku baru lahir dan ada syukuran untuknya. Aku harus hadir karena aku mendapat tugas memberikan kata sambutan."

Lagi-lagi Mencit membiarkan sahabatnya pergi, dan dengan leluasa Meong kembali menyantap madu.

Beberapa waktu kemudian, timbul lagi godaan. Meong pun mencari alasan baru. "Mencit, aku harus pergi lagi hari ini. Ada pesta syukuran seorang kerabatku yang memasuki rumah baru. Aku mendapat tugas sebagai penyambut tamu, dan aku mohon izin ya." Demikianlah dia pergi ke bawah altar gereja, dan kali ini menghabiskan seluruh madu yang tersisa.

Ketika musim dingin tiba, kedua sahabat ini pun mengasingkan diri ke bawah altar gereja untuk menghabiskan waktu. Tetapi alangkah kagetnya Mencit, karena ternyata madu sudah habis.

"Wah, ternyata ada pencuri. Sialan! Kita yang bekerja keras, pencuri itu dengan enaknya menghabiskan madu, "kata Meong dengan pura-pura kesal.

Tetapi Mencit berkata, "Tampaknya, pencurinya ada di dekat sini deh."

"Di mana dia? Biar kuhajar," geram si Meong bersandiwara.

"Oh, tidak perlu, karena pencuri itu kamu sendiri kan," tegas si Mencit."Bukankah waktu kamu izin pergi sebanyak tiga kali dengan alasan merayakan ulangtahun, merayakan kelahiran keponakanmu, dan syukuran rumah saudaramu, sesungguhnya kamu ke sini? Kucium sayup-sayup bau madu saat kau pulang, namun kecurigaanku waktu itu tidak terlalu besar. Namun kini aku sadar, ternyata kamu adalah teman yang tidak bisa dipercaya. Cukup sampai di sini persahabatan kita. Lebih baik jadi musuh yang terang-terangan daripada musuh yang mengenakan jubah persahabatan."

* * * *

Pesan apakah yang ingin disampaikan cerita ini? Satu kata: integritas. Integritas adalah kemampuan untuk berkomitmen, bersetia memenuhi kesepakatan demi tujuan bersama. Sama seperti Meong dan Mencit berjanji bekerjasama dengan tujuan mengumpulkan madu sebagai persiapan musim dingin, demikianlah integritas mestinya terjaga antara keduanya.

Integritas harus kita jaga dengan sepenuh hati, karena kalau tidak, akan mengakibatkan kerugian yang banyak. Dalam kisah di atas, rusaknya integritas Meong menyebabkan rusaknya perkawanan dan persahabatannya dengan Mencit yang sudah terjalin begitu akrab dan lama. Itu berarti, sekali melanggar integritas, sama saja dengan memutuskan hubungan-hubungan dengan sekeliling. Putusnya persahabatan, hilangnya pelanggan, pecahnya hubungan oran tua dan anak, atau rusaknya hubungan antara atasan dan bawahan adalah akibat hancurnya integritas.

Pelanggaran integritas menyebabkan kita menjadi manusia yang tidak lagi bisa dipercaya. Ketika membuat komitmen, ada rasa percaya bahwa dengan kerjasama tersebut akan dihasilkan manfaat yang saling menguntungkan. Namun, saat integritas dilanggar, hancurlah semuanya.

Seorang raja pernah berkata, kalau kehilangan uang, kita kehilangan sedikit; kalau kehilangan kesehatan kita kehilangan banyak; tapi kalau kehilangan integritas, kita kehilangan segalanya.

Kiranya nurani kita tetap teguh mempertahankan integritas.

Tafsir lainnya, silahkan dipetik.

Nov 14, 2009

meidy

Bekerja Sambil Kuliah??? Mungkin eggak Ya???

Bekerja merupakan rutinitas yang terkadang membuat Reader merasa seperti tidak ada waktu lagi untuk mengerjakan hal lain di luar pekerjaan. Bagi Reader yang baru saja memasuki dunia kerja setelah melewati jenjang perkuliahan, tentu saja ada jenjang berikutnya yang harus dilewati dan tentunya lebih menantang dibandingkan jenjang sebelumnya.

Dalam tahap awal Reader bekerja banyak sekali hal asing yang Reader belum ketahui, untuk itu, penting adanya adaptasi dalam lingkungan kerja. Contohnya saja adaptasi dalam bertingkah laku, cara bekerja, cara berfikir, menerepakan nilai-nilai kehidupan, hingga adaptasi dalam menentukan tujuan. Semuanya memang akan terasa sangat sulit diawal, dan tidak sedikit yang mengalami stres akibat adaptasi lingkungan kerja, tetapi jangan khawatir, justru stres dapat memacu kelenjar adrenalin yang menyebabkan Reader dapat bekerja lebih keras. Dengan demikian, stres membuat Reader menjadi selangkah lebih maju. Tetapi tidak sedikit yang merasakan gagal dan pada akhirnya memutuskan untuk mengubah haluan dengan mencari pekerjaan baru. Semua pilihan ada ditangan Reader.

Reader menjalani rutinitas yang begitu panjang, mungkin sempat tersirat dibenak Reader bahwa ilmu yang Reader dapatkan dibangku sekolah dan kuliah tidak begitu banyak terpakai didalam pekerjaan Reader. Pikiran Reader tidak banyak digunakan dibandingkan dengan energi yang lebih banyak terserap dan menuntut banyak kekuatan fisik, sehingga Reader merasa otak Reader menjadi tumpul karena terjebak dengan rutinitas yang ada.

Pernahkah Reader berfikir untuk mengasah otak dan keterampilan walaupun Reader sudah bekerja seperti halnya dengan berkuliah, sedangkan hari libur hanya Sabtu dan Minggu. Sebagian orang pasti berfikir mana sempat. Sibuknya pekerjaan begitu menyita waktu, apalagi ditambahkan untuk berkuliah. Banyak program-program yang ditawarkan untuk Reader yang bekerja tetapi ingin melanjutkan kuliah, seperti kuliah ekstensi dihari Sabtu dan Minggu, master degree reguler Senin-Sabtu di malam hari, dan masih banyak lagi program yang ditawarkan oleh kampus atau Universitas yang ada. Sebelum memutuskan untuk bekerja sambil kuliah ada baiknya memikirkan beberapa hal berikut ini dengan matang :

Biaya. Budget yang Reader keluarkan sudah pasti tidak sedikit. Pikirkan banyaknya biaya kuliah yang harus dikeluarkan, perhitungkan juga biaya transport dan makan. Setelah itu, lakukanlah penghematan untuk hal yang sifatnya sekunder, agar cashflow tidak membengkak.

Kenali sistem birokrasi perusahaan. Jika Reader merupakan karyawan baru yang baru saja memulai bekerja, lebih baik Reader simpan dulu keinginan Reader untuk melanjutkan kuliah, karena saat Reader memutuskan untuk kembali kuliah Reader harus bisa melakukan negosiasi dengan pihak kantor untuk mengatur jam kuliah Reader. Awal Reader bekerja biasanya perusahaan ingin menilai seperti apa kinerja Reader dan seberapa loyal Reader dengan perusahaan. Jika baru awal saja Reader sering minta izin, bagaimana reputasi Reader bisa baik dimata perusahaan.

Pengaturan Waktu. Harus pintar dalam mengatur waktu antara padatnya jadwal pekerjaan seperti deadline, meeting, lembur dengan tugas kuliah. Buatlah jadwal kegiatan Reader sebaik mungkin. Tanamkan di dalam diri Reader prinsip kerja keras, karena tujuan kuliah juga merupakan investasi di masa yang akan datang, jadi jangan sia-siakan waktu Reader untuk hal yang tidak berguna. Tetap konsisten menjalani jadwal yang sudah Reader buat.

Buatlah Keputusan. Buatlah keyakinan dalam diri Reader bahwa pekerjaan kantor dapat di kombinasikan dengan tugas-tugas kuliah. Jika tidak, sebaiknya Reader membuat keputusan antara kerja atau kuliah. Karena keduanya sama-sama penting, jika pada akhirnya Reader harus berhenti bekerja untuk sementara waktu menyelesaikan kuliah, jangan disesali karena kuliah juga merupakan aset bagi hidup Reader. Setelah itu kejarlah ketinggalan Reader setelah Reader kembali ke dunia kerja. Jika menurut Reader pekerjaan lebih penting daripada kuliah, buatlah keputusan untuk tidak berkuliah, karena terkadang kita tidak dapat melakukan pekerjaan dalam satu waktu.

Jadi, siapkah Reader melakukan kerja sambil kuliah ?

Nov 7, 2009

meidy

Inilah Cara Ampuh Merencanakan Karir

Semua orang yang bekerja, termasuk juga Reader, menginginkan karir yang dapat berkembang dan terus mengalami kemajuan. Namun, realitanya dalam dunia kerja saat ini, banyak sekali orang yang justru gagal dalam meniti karir mereka. Kebanyakan hal ini disebabkan karena tidak ada atau kurangnya perencanaan dalam memprediksi kemajuan karir Reader ke depannya.

Jika Reader berbicara tentang karir, maka secara tidak langsung Reader membicarakan peluang. Setiap pekerjaan yang diberikan oleh atasan merupakan peluang bagi Reader untuk memberikan hasil yang maksimal dalam pekerjaan Reader. Saat atasan Reader akan memberikan penilaian yang baik itu pastinya akan menjadi sebuah peluang yang bagus untuk Reader dalam berkarir di perusahaan tempat Reader bekerja.

Dalam menghadapi perkembangan dunia kerja yang serba cepat sekarang ini, perencanaan yang matang akan sangat membantu Reader dalam membangun karir yang cemerlang. Kalau saja Reader amati lagi sekarang ini, hampir setiap orang mengerjakan pekerjaan mereka tanpa perencanaan yang jelas sehingga kebanyakan dari mereka ini tidak mengalami kemajuan selama ia bekerja dalam suatu perusahaan. Untuk itu, sudah menjadi suatu keharusan bagi Reader untuk memikirkan langkah – langkah apa saja yang akan Reader ambil demi mendapatkan peluang karir yang lebih baik lagi nantinya.

Reader bisa mulai menyusun beberapa rencana kerja dari beberapa hal kecil yang sebenarnya merupakan dasar pemikiran dalam merencankan pekerjaan Reader :

1. Tanamkan keyakinan yang kuat dalam diri Reader, bahwa seberat apapun pekerjaan yang diberikan pasti dapat Reader selesaikan dengan baik dan maksimal.

2. Kenali kemampuan dan potensi yang ada dalam diri Reader sehingga Reader bisa memprediksi, jenis pekerjaan apa yang memungkinkan Reader untuk mengeksplorasi semua potensi yang Reader miliki.

3. Amati rutinitas, perilaku, serta budaya organisasi yang ada berlaku di perusahaan Reader, khususnya pada tingkatan karyawan tempat Reader bekerja. Coba perhitungkan sebesar apa kemungkinan Reader untuk dapat mengembangkan karir.

Tentukan langkah dan strategi yang akan Reader ambil. Kumpulkan ide – ide serta pengalaman yang telah Reader dapatkan selama bekerja. Pelajari hal apa saja yang menjadi nilai tambah bagi Reader dalam bekerja dan pastikan bahwa langkah tersebut akan memberikan keuntungan bagi Reader dan perusahaan tempat Reader bekerja.

logo
Copyright © 2008 by Arts of Meidy's.
Original Template by Clairvo