separate
logo

Jan 25, 2009

meidy

Belajar Bahasa Hakka (Bagian IV – Animals)

Hallo semua postingan kali ini Meidy khusus membahasa kosakata Binatang dalam bahsa Hakka.
Langsung aja biar enggak banyak nunggu.
ke/kai = ayam
cu = babi
ngiu/nyu = sapi
sui-ngiu = (red. sapi air) = Kebo/Kerbau
kew = anjing
cu-kew = babi anjing..
miaow = kucing
lo-fu = macan
lo-fu tam = nyali macan/nekat/berani
tiau = burung
ma = kuda
sa = ular
thu = kelinci
jong = kambing
liong/liung = naga
hew = monyet/kera
lo-tjhu = tikus,
tjhien-tjhu = cicurut/curut
mun = nyamuk
bu-jin = lalat
tjhung = ulat/cacing
siong = gajah
eng = ikan,
sa-eng = ikan hiu
ma-kau eng = tenggiri
se-to eng = ikan golok-golok
so-kiun eng = ikan barracuda
bong-mui eng = ikan ekor kuning
sak-lon = kodok
kui = kura2
bong-san = belut
ha kung = udang
tiaw = burung
nge = semut
nyuk = daging
kai/ke nyuk = daging ayam
cu nyuk = daging babi
nyu nyuk = daging sapi


Kalau ada yang tahu lainya temen-temen bisa comment nanti Meidy masukin di tas.
Post selanjutnya Belajar Bahsa Hakka Bagian V. see you next post!!!!

Jan 18, 2009

meidy

Belajar Bhasa Hakka (Bagian III – Daily Life)

Sekarang kita belajar tentang kata-kata yang sering di gunakan dalam kehidupan sehari-hari, kata=katanya cukup banyak jadi butuh sedikit effort buat menghafalkan semuanya, yang penting semngat terus ya!!!
sit fan = makan nasi
sit mien = makan mie
sit pan-thiau = makan kwe-tiau
sit ke-fan = makan nasi campur/nasi-ayam
sit pan = makan kue
sit tjhoi = makan sayur
yim/jim sui = minum air putih
yim/jim tjha = minum teh
yim/jim thiam-tjha = minum teh manis
yim/jim ciu = minum arak
yim/jim bet-ciu = minum beer
yim/jim theu-fu-sui = minum susu kacang
yim/jim liong-sui = minum air dingin
thiam = manis
fu = pahit
son = asam
ham = asin
tham = hambar/tawar
siang = amis
hiong = wangi
ho-sit/ho-set = enak
liong = dingin
sau = panas;kurang, tergantung kalimat..
an-fu = pahit banget
tap-fu = pahiittttt bannnggeettttssssss
an sao=panas banget
an liong=dingin banget
siet = es, piong siet mo ?? = taruh es gak??
muk-soi = ngantuk (agan kebalik nich...http://static.kaskus.us/images/smilies/sumbangan/14.gif)
soi-muk = tidur
tu-ki = laper
an-pao = kenyang
thou-thung/theu-thung/theu-na-thung = sakit kepala



Gimana udah mulai paham bahasa hakka kan? mudah kan belajarnya?
Next Belajar Bahasa Hakka Bagian IV
meidy

Belajar Bhasa Hakka (Bagian III – Daily Life)

Sekarang kita belajar tentang kata-kata yang sering di gunakan dalam kehidupan sehari-hari, kata=katanya cukup banyak jadi butuh sedikit effort buat menghafalkan semuanya, yang penting semngat terus ya!!!

sit fan = makan nasi
sit mien = makan mie
sit pan-thiau = makan kwe-tiau
sit ke-fan = makan nasi campur/nasi-ayam
sit pan = makan kue
sit tjhoi = makan sayur
yim/jim sui = minum air putih
yim/jim tjha = minum teh
yim/jim thiam-tjha = minum teh manis
yim/jim ciu = minum arak
yim/jim bet-ciu = minum beer
yim/jim theu-fu-sui = minum susu kacang
yim/jim liong-sui = minum air dingin

thiam = manis
fu = pahit
son = asam
ham = asin
tham = hambar/tawar
siang = amis
hiong = wangi
ho-sit/ho-set = enak
liong = dingin
sau = panas;kurang, tergantung kalimat..
an-fu = pahit banget
tap-fu = pahiittttt bannnggeettttssssss
an sao=panas banget
an liong=dingin banget
siet = es, piong siet mo ?? = taruh es gak??

muk-soi = ngantuk (agan kebalik nich...http://static.kaskus.us/images/smilies/sumbangan/14.gif)
soi-muk = tidur
tu-ki = laper
an-pao = kenyang
thou-thung/theu-thung/theu-na-thung = sakit kepala

 


Gimana udah mulai paham bahasa hakka kan? mudah kan belajarnya?

Next Meidy akan bahasa tentang binatang. Update terus ya di blog/deck ini ya!!!

Jan 10, 2009

meidy

Belajar Bahasa Hakka (Bagian II - Basic)

chiang loi...
selamat datang.
Untuk ketiga kalinya Meidy sekarang mau kasih tambahan kosakata yang baru ini agak sulit di hafalin, jadi sering’’ latihan ya,.. semoga sukse belajar bahasa Hakka nya.!!!
aku = ngai
kamu = ngi
dia = khi
mereka = khi teu / khi teu ngin
kami = nga ngin
kita = jhi ka
masing² = je ka
Bagaimana = nyong-pen/nyong-pan
Dimana = na-bui/na-bi/na-wui
Mengapa = bui-ma'ai
Siapa = ma-nyin/man-sa
Berapa = kit-to/to-sau
Kenapa = co-mai
man sa?=siapa?
mak kai?=apa?
co mai?=kenapa?
nai bi?=kemana?/dimana?
nyong pen?=gimana?
annyong...=begini....
co = pagi
tong-ciu = tengah hari/siang
ha-ciu = sore
thon-am = menjelang malam
lim-am = memasuki malam
am-pu = malam
pan-ja = tengah malam

oi = mau / cinta
ngai oi ngi = saya cinta kamu
ngai oi con = saya mau pulang..
siong = pengen-ingat-photo (tergantung nada pengucapan)
men = berpikir
ngai men to = saya pikir....
piong = taruh
ngi piong na-bui ? = kamu taruh dimana??
Tui Eng Chui  = Maaf
tjha pu-ngit = kemaren
hien kong-ngit/sau co = besok
sekarang = kin-to/kin-ha
hari ini = kin-nyit
besok = thien-kong-nyit/sau-co
ha-lin = nanti, next-time..
ka'-ha = sebentar lagi..abis ini..
ten-ha = tu ten ha loi = nanti nggu bentar.
en-ha-loi = teng-sia-lai = tunggu bentar yach
pergi : hi
Lari : Cew
tanya : mun
jemput : Ciap
Menerima : Ciap Shiu
pulang : con
mahal : an kui
mandi = se liong / chung liong
tidur = soi muk
Istirahat : Hiu Shit

enggak terlalu sulit kan??? postingan selanjutnya Meidy mau kasih tambahan kosakata yang lebih baru lagi,  Belajar Bahsa Hakka Bagian III see you next post!!!

Jan 7, 2009

meidy

Cheng Beng (Sembahyang Kubur)

                1

                Sembahyang kubur (Cheng Beng) dikenal sebagai tradisi spesial warga Tionghoa yang sudah di kenal sejak era dinasti Ming. Cheng Beng adalah sebuah kegiatan di mana orang-orang pergi ke pemakaman keluraganya (leluhurnya),dengan membawa barang-barang yang di butuhkan untuk melakukan beberapa ritual di pemakaman di hari-hari tertentu. Ini adalah sebuah bentuk penghormatan kepada para leluhur dan juga sebagai sebuah momen untuk berdoa bagi anak-anak dan cucu-cucu agar memiliki kehidupan yang lebih baik. Cheng Bneg biasanya di lakukan oleh orang-orang Tionghoa yang ber-agama Buddha, Taoisme, Khonghucu. Rtual ini di lakukan dua kali dalam satu tahun, di bulan kedua dan bulan ketujuh dalam penangalan Bulan China (Lunar Calender). Hal paling penting dalam ritual ini adalah Xao Moh (membersihkan Kuburan). Biasanya, Orang Tionghoa melakukanya jam 4 pagi. Dalam tradisi ini barang-barang yang di gunakan adalah lilin,teh, berbagai buah-buahan, seperti jeruk, pir, apel,anggur, dll, Kue-kue, baju dan uang yang terbuat dari kertas. Baju-baju dan uang=uang yang terbat dari kertas, kertas kuning, dll akan di bakar pada akhir ritual.

3 5 - Copy

Sejarah Sembahyang kubur (Cheng Beng)

             

   Suatu hari, di era Dinasti Ming, dimana ada seorang anak bernama Cu Guan Ciong yang berasal dari keluarga miskin. Untuk merawat dan mengajari dia, orang tuanya meminta bantuan kepada kuil/vihara. Ketika di dewasa, hidupnya menjadi lebih baik dan lebih baik saat dia menjadi seorang Kaisar. Setelah menjadi seorang Kaisar, dia kembali ke tanah lahirnya untuk emngunjungi orangtua nya. Tetapi orangtuanya sudah meninggal dan dia tidak tahu dimana tempat mereka di kubur. Lalu, untuk mencari makam orangtuanya di menyuruh semua penduduk untuk mengunjungi makam leluhur mereka dan membersihkanya. Disamping itu di ajuga menyuruh untuk memberi sebuah tanda, kertas kuning di atas makam-makam itu.

Setelah semua penduduk melakukanya, Kaisar memeriksa setiap makam di desa dan dia menemukan beberapa makam tidak di bersihkan dan tidak di beri tanda kertas kuning yang berarti adalah makam kedua orangtuanya. Jadi dari sanalah, ritual ini menjadi sebuah tradisi yang dilakukan semua warga tionghoa sampai sekarang.

20110329025051ritualchengbeng270311-2

Warga Tionghoa Singkawang gelar "cheng beng"

Ratusan warga Tionghoa Kota Singkawang menggelar sembahyang "Cheng Beng" atau berziarah ke makam orang tua, keluarga maupun leluhur mereka yang telah wafat untuk mengingat segala jasa-jasa almarhum-almarhumah yang telah wafat.

Liu Jun Liong (46) salah seorang peziarah di komplek pemakaman Tionghoa Pokok Manggis, di Singkawang, Rabu, mengatakan ia dan keluarganya setiap tahun melakukan ziarah ke makam leluhurnya.

"Walaupun di dunia sudah lama tiada, namun orangtua dan leluhur masih hidup di alam sana. Mereka tetap melihat kami yang masih hidup di dunia sehingga sebagai anak wajib memberikan rasa hormat dan bakti kepada orang tua," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Tao Indonesia (MTI) Kota Singkawang Tjhai Ket Khiong menyatakan, sembahyang "Cheng Beng" merupakan sembahyang wajib bagi seluruh masyarakat Tionghoa untuk mengenang kembali kebajikan dan memberikan penghormatan, baik kepada orangtua maupun para leluhur.

Ia menjelaskan, prosesi sembahyang Cheng Beng dimulai dengan menyalakan sepasang lilin dan dupa, kemudian dilanjutkan dengan berlutut dan berdoa.

Pembacaan doa ditujukan kepada Dewa Bumi (Thu Thi Pak Kung) yang menyatakan bahwa, pihak keluarga sudah datang ke makam leluhur untuk bersembahyang. Setelah itu, barulah bersembahyang di makam leluhur atau orang tua dan memanjatkan doa.

Peziarah yang datang bersembahyang terlebih dahulu sudah membawa aneka perbekalan, diantaranya aneka jenis kue, buah-buahan dan makanan vegetarian, serta tidak ketinggalan membawa kertas sembahyang berwarna emas dan perak untuk menerangi roh leluhur.

"Umumnya doa yang dipanjatkan berupa berkah kesehatan, keselamatan dan keluarga aman sentosa, ada juga yang memanjatkan doa agar dipermudah rejeki dan dilancarkan usahanya, serta mendoakan arwah leluhur agar tenang dan bahagia di alam akhirat dan segera terlahir kembali di alam yang menyenangkan," ujarnya.

Kemudian, setelah melakukan sembahyang para peziarah melakukan sedekah terutama kepada orang yang telah membantu membersihkan makam atau membantu menerangkan jalannya prosesi sembahyang.

Menurut Tjhai Ket Khiong, sembahyang Cheng Beng dari sudut pandang ajaran Tao lebih mengarah pada pernyataan bakti terhadap orang tua.

Dalam budaya warga Tionghoa, ada dua kali sembahyang yang ditujukan bagi keluarga yang telah meninggal, yakni sembahyang bulan tiga yang dikenal Cheng Beng, dan sembahyang di bulan tujuh penanggalan Imlek, yang dikenal Cioko atau Chau Tu atau sembahyang yang ditujukan pada arwah terlantar.

Sumber: Harian lokal Singkawang

logo
Copyright © 2008 by Arts of Meidy's.
Original Template by Clairvo