separate
logo

Nov 6, 2010

meidy

Jangan Pernah Lakukan Ini di Kantor

Orang yang bekerja di kantor harus merelakan sebagian waktunya berada di balik meja kerjanya. Setiap perusahaan pasti memiliki peraturan tertulis yang jelas terbaca ketika Reader menreadertangani kontrak pertama kali. Namun, ada juga beberapa peraturan tidak tertulis yang tidak banyak diketahui dan sering membuat Reader jengkel karenanya. Untuk jadi pekerja yang baik, sudah semestinya Reader menaati aturan yang berlaku, karena peraturan itu dibuat untuk menertibkan dan membentuk kedewasaan para karyawannya.

Beberapa hal yang akan dipaparkan ini bukanlah peraturan tertulis ataupun tidak tertulis di kantor Reader, tapi jika Reader melakukan hal ini, Reader akan mendapat teguran bahkan mendapatkan surat peringatan.

Salah Kostum. Banyak yang mengatakan bahwa pakaian adalah cerminan kepribadian seseorang. Jadi sebaiknya Reader mengenakan pakaian yang sesuai streaderr etika berpakaian ke kantor. Jangan mengenakan baju bercorak bunga-bunga ala pantai atau mengenakan kemeja kuning dengan celana pink dan sepatu biru jika Reader ke kantor.

Berlebihan Membawa Makanan. Reader kerap merasa malas untuk makan di kantin karena kondisinya yang kurang higienis atau Reader ingin melakukan penghematan sehingga Reader ingin membawa makanan dari rumah. Namun sebaiknya Reader cukup membawa tempat makan yang cukup untuk porsi Reader saja. Jangan membawa rantang besar atau hilangkan niat Reader untuk memasak sendiri di kantor.

Ekstrim Mendengarkan Musik. Musik memang sudah jadi sahabat para pekerja kantoran. Jenuh, suntuk, dan stres bisa terobati jika mendengarkan musik. Namun, ada baiknya jika Reader mendengarkan musik hanya untuk konsumsi pribadi Reader saja. Jangan memutar musik dari ponsel dengan suara yang keras apalagi Reader sampai membawa mini compo ke ruangan Reader.

Melengserkan Bos Reader. Posisi yang sangat diidam-idamkan oleh para pekerja adalah menjabat sebagai bos. Banyak yang berangan-angan menjadi bos dan memimpin perusahaan. Namun, janganlah Reader berniat untuk melengserkan bos Reader, apalagi Reader sampai minta pindah ruangan ke ruang bos untuk merasakan bagaimana rasanya menjadi bos.

Mengirim Email Terlalu Banyak. Email kantor adalah sarana untuk menyampaikan pesan atau pekerjaan baru. Namun, Reader jangan mengirimkan email yang kontennya hingga sepuluh halaman bahkan lebih. Konten seperti itu sebaiknya Reader attach saja.

Tertidur di WC. Rasa kantuk akibat kelelahan bekerja memang sangat mengganggu kinerja Reader. Namun, janganlah Reader sampai tertidur di WC apalagi jika Reader sampai pulas di sana hingga setengah hari. Sebaiknya Reader menyeduh kopi atau pejamkan mata sejenak.

Beberapa hal di atas memang terlihat sederhana, tapi berakibat fatal jika Reader lakukan di kantor. Tetap positif dan lakukan tugas kerja Reader sebaik-baiknya agar kesuksesan selalu menyertai langkah Reader.

Jun 20, 2010

meidy

Kerajaan San Kew Jong ditaklukkan oleh Kesultanan Sambas

 

Pada tanggal 19 Juni 2010 Raja San Keu Jong, Bong Sau Fan berlutut didepan Kesultanan Sambas, menyerah tanpa syarat. Di dalam keraton perbedaan status antara“hamba” dengan “baginda” sangat jelas, hamba harus berlutut dihadapan baginda .  Tentu saja peristiwa yang sangat bersejarah ini belum tercatat dalam buku karangan Yuan BingLing” Chinese Democracies A Study Of The Kongsis Of West Borneo”, sebagai buku pegangan dan kesukaan Pak HK.  Kita mengharapkan kelak buku tersebut direvisi untuk penambahan bab tentang peristiwa Kerajaan San Keu Jong ditaklukkan oleh Kesultanan Sambas supaya pada generasi penerus  Singbebas lebih memahami nilai sejarah.


Peristiwa permintaan maaf Pak HK kepada Kesultanan Sambas dan Kesultanan Melayu seluruh KalBar sudah merupakan peristiwa bermakna sejarah. Maka pelbagai kalangan di Singkawang mengusulkan peristiwa  seperti itu harus mendapat penghargaan MURI. Kalau usul ini diterima oleh badan pemberi MURI, pantas kita ucapkan” you done again Pak HK” seperti bunyi salah satu iklan makanan siap saji mengiklankan produk barunya. Pak HK  dapat penghargaan MURI lagi! Pada pengikuti Pak HK seperti anak tetangganya, Hendy Lie.

Asan(Nursantio), Muk Nen bahkan penasihat Pak HK, Pak Lio Kurniawan(Huang Peng Thin) alias ALiok shock membaca koran Pontianak Post  pada hari ini dan melihat foto Pak HK sedang berlutut didepan Kesultanan Sambas seperti seorang tawanan perang saja. Euginea Wu, pemggemar Pak HK sampai berteriak histeris di Taiwan, Hendra Bong sampai tak bisa makan,pak Dhe sedih. Sedang ketua DPRD Singkawang, Ibu Tjhai Chui Mie dan Santi menggosok minyak angin dikening mereka seakan-akan tidak percaya bahwa Pak HK bertulut, dan bossnya restaurant Sun Moon  berteriak masyallah! Itu nama dari segelintir pengikut Pak HK reaksi mereka melihat idolanya gagah perkasa itu tidak berkutik dihadapan Kesultanan Sambas.


Salah satu buku kesukaan Pak HK dan Pak Aliok “Seni Perang Sun Tzu”. Menurut prinsip kepemimpinan dalam buku tersebut”Jika seorang pemimpin sudah menyerah kepada musuh, dia akan kehilangan kewibawaan”. Dalam budaya orang Hakka  apabila seseorang berlutut dihadapan orang  lain dia akan kehilangan “harga diri(ci hi)” dan “kewibawaan, berlutut adalah perbuatan  menghina diri sendiri”.Karena dalam adat orang Hakka hal itu harus dijaga jangan sampai terjadi kepada kita; berlutut kepada orang lain atau orang lain berlutut kepada kita. Karena orang lain berlutut kepada kita berarti oarng itu meminta pengampuan.

Dalam prosesi pengampunan menyangkut dua unsur yaitu “kesalahan” dan “dosa”. Sebagai manusia kita bisa memaafkan kesalahan orang lain kepada kita, tetapi mengampuni “dosa”orang lain itu bukan peranan kita sebagai manusia. Karena hanya Tuhan dapat mengampuni dosa manusia. Bertindak sebagai Tuhan sudah sangat jelas berbuat dosa. Maka dari itu kita jangan membuat sampai orang lain berlutut kepada kita.
Bagi orang Kanton pemahaman “ci hi” tidak prinsip bahkan mereka menganggap pandangan seperti itu tidak benar, cerita bohong.

Mungkin adat Hakka berdasarkan pandangan militer” lebih baik mati daripada mendapat penghinaan dari pihak lawan”. Karena dalam sejarah Tiongkok mencatat  orang  Hakka adalah ahli  pemikir dibidang kemiliteran, mengembangkan konsep kemiliteran dan pemimpin kemiliteran yang baik. Sampai saat ini pun orang Hakka mendominasi karier dibidang  kemiliteran  di RRT dan Taiwan .


Secara politis karier Pak HK sudah finish. Dia unfit untuk menjadi pemimpin bagi para pengikutnya. Dampak dari masalah makalah dan patung naga memberi satu pengalaman sangat berharga untuk  masyarakat Singkawang khusus komunitas Tionghoa Singkawang tentang pemimpin yang akan mereka piilih pada pilkada mendatang.Pelajaran apa yg kita dapatkan dari pengalaman Pak HK tersebut sebagai komunitas Tionghoa Singbebas ? Sebagai warganegara Indonesia minoritas kita sudah hidup turun temurun didaerah Singbebas kita harus memahami ada hal yang sangat sentitif terutama masalah SARA dimasyarakat kita. Kalau kita terjebak dalam masalah tersebut akibatnya akan merugikan komunitas kita. Seharusnya Beliau tidak perlu mendapat reputasi sebagai wali kota Tionghoa Singkawang pertama mendapat hukuman adat dan dipermalukan seperti itu(bu juk) seandainya Beliau memahami hal itu.

Patut disayangkan Pak HK adalah the best MC tetapi tidak memiliki kecanggihan kalkulasi politik dan lebih banyak terinspirasi dengan cerita legenda masa lalu akibat banyak belajar dari buku buku yang ditulis para pelancong,Republic Lanfong dan cenderung ber"Kalibers"ria dengan anak tetangga. Seperti apa yang pernah terjadi di milis smp berbeda pendapat adalah musuh,dan musuh itu harus diusir. Penghakiman massal terhadap orang-orang yang berbeda pendapat dengan mereka. Kalau perlu orang seluruh kampungnya dimusuhi.


Bukti ini sangat jelas seperti apa yang telah dialami oleh pak Alex EM (Moo Kon Luk) baru baru ini. Pak Akex dimusuhi, ditekan, oleh para pengikutnya se Singkawang hanya karena berbeda pandangan dalam masalah patung naga. Bahkan ada indikasi menunjukkan ada rencana untuk menyakiti Pak Alex secara fisik. Cara berpolitik berunsur primitif dan barbarian itu sudah tidak diterima oleh komunitas Tionghoa Singkawang.Hal ini harus disadari oleh mereka ingin menjadi pemimpin dikawasan ini.


Semoga dengan kejadian takluknya raja San Kew Jong  ini masyarakat Singkawang lebih dewasa dalam berbeda pandangan,bermasyarakat,berbangsa dan bernegara, Amien.

Sumber : Cinta Singkawang

Jan 28, 2010

meidy

 

 

 

Kehadiran Tatung Yang Selalu Ditunggu
Pada Perayaan Cap Go Meh
Kamis, 28 Januari 2010
Tahun baru imlek 2561 sudah di depan mata,
sama seperti di negara atau daerah yang ada
penduduk Tionghoa segala persiapan untuk
merayakannya sudah mulai dilakukan.
Sebagaimana tradisi yang telah berjalan selama
bertahun-tahun perayaan tahun baru imlek diikuti
dengan perayaan Cap Go Meh. Namun perayaan
Cap Go Meh di Kota Singkawang dirayakan
masyarakatnya lebih berbeda jika dibandingkan
dengan daerah atau negara China.

 


Cap Go Meh di Kota Singkawang yang diyakini
merupakan akulturasi antara masyarakat lokal
dengan masyarakat Tionghoa yang datang ke ke
Singkawang ratusan tahun yang lalu sehingga
nuansa perayaannya juga berbeda dengan
perayaan di negara asalnya.
Yang menjadi sentral atau fokus dalam perayaan
Cap Go Meh di Singkawang adalah kehadiran para
Tatung atau biasa juga disebut Louya. Kehadiran
mereka dalam perayaan Cap Go Meh
memberikan pemandangan yang luar biasa
sehingga sulit diukur dengan akal sehat.
Berbagai atraksi yang mereka hadirkan selama
perayaan Cap Go Meh benar-benar “Spektakuler”,
dengan atraksi yang penuh kekuatan magis
sehingga tidak mengherankan kehadiran mereka
selalu ditunggu-tunggu para wisatawan baik
nusantara maupun manca negara.
Perayaan Cap Go Meh tahun ini yang jatuh pada
tanggal 28 Pebruari 2010 juga akan diramaikan
para Tatung/Louya. Sehari sebelum perayaan Cap
Go Meh para Tatung/Louya sudah berkeliling Kota
Singkawang yang mengambarkan upaya untuk
membersihkan kampung dari pengaruh roh
jahat.

 


Pada saat Tatung/Louya berkeliling kota itulah kita
dapat menyaksikan berbagai atraksinya yang
penuh nuansa magis diiringi genderang yang
ditabuh para pengiringnya.
Sebagai informasi pada perayaan Cap Go Meh
hotel dan penginapan yang ada di Singkawang
biasanya jauh hari sebelumnya sudah habis
dipesan. Karena itu bagi anda yang ingin
menyaksikan Pertunjukan Tatung yang
Spektakuler mulai dari sekarang sudah harus
memesan hotel untuk menginap agar tidak
kehabisan tempat.(PDE)

Nov 29, 2009

meidy

Kisah Persahabatan Tikus dan kucing

Tahukah reader bagaimana asal muasal mengapa tikus dan kucing sampai hari ini bermusuhan?

Alkisah, hiduplah sepasang sahabat: seekor kucing bernama Meong dan seekor tikus bernama Mencit. Mereka selalu melakukan kegiatan bersama-sama, mencari tempat tinggal, bermain, dan mencari makan.

Musim dingin segera tiba. Kedua sahabat itu berunding bagaimana cara agar punya persediaan makanan yang cukup. Pembagian tugas pun disepakati. Mencit bertanggungjawab mengintip dapur orang untuk melihat-lihat apakah ada makanan, sedangkan Meong mendapat tugas mengangkut dan menyimpan makanan tersebut di tempat yang hanya mereka berdua saja yang tahu.

Demikianlah mereka mulai bekerja. Setelah berkeliling beberapa lama, Mencit berhasil menemukan toko yang menjual madu. Dia pun kembali ke Meong dan bersama-sama menyusun siasat. Setiap malam dari kejauhan mereka mengintai toko tersebut. Ketika situasi sudah sepi, Meong dengan gesit masuk ke toko, mengangkut, dan menyimpan madu tersebut ke dalam baskom besar di bawah altar gereja yang letaknya tidak jauh dari toko tersebut.

Suatu saat, timbullah niat culas si Meong. Dia membayangkan betapa nikmatnya menikmati madu tersebut sendirian tanpa sepengetahuan sahabatnya.

Dia pun mendatangi si tikus. "Mencit, hari ini aku absen bekerja ya, soalnya ada saudara sepupuku yang berulangtahun. Aku harus hadir karena dia sangat dekat dengan aku,dan lagi pula aku sudah berjanji Minggu lalu."

Tanpa curiga Mencit membiarkan Meong pergi. Dengan sembunyi-sembunyi si Meong pergi ke bawah altar gereja dan mencicipi madu yang sudah mereka kumpulkan. Sesudah puas dan kenyang, dia pun kembali seolah-olah tidak terjadi apa-apa.

Seminggu kemudian, timbul lagi rasa ingin menikmati madu itu. Dia pun berkata,"Mencit, hari ini aku harus pergi lagi. Seorang keponakanku baru lahir dan ada syukuran untuknya. Aku harus hadir karena aku mendapat tugas memberikan kata sambutan."

Lagi-lagi Mencit membiarkan sahabatnya pergi, dan dengan leluasa Meong kembali menyantap madu.

Beberapa waktu kemudian, timbul lagi godaan. Meong pun mencari alasan baru. "Mencit, aku harus pergi lagi hari ini. Ada pesta syukuran seorang kerabatku yang memasuki rumah baru. Aku mendapat tugas sebagai penyambut tamu, dan aku mohon izin ya." Demikianlah dia pergi ke bawah altar gereja, dan kali ini menghabiskan seluruh madu yang tersisa.

Ketika musim dingin tiba, kedua sahabat ini pun mengasingkan diri ke bawah altar gereja untuk menghabiskan waktu. Tetapi alangkah kagetnya Mencit, karena ternyata madu sudah habis.

"Wah, ternyata ada pencuri. Sialan! Kita yang bekerja keras, pencuri itu dengan enaknya menghabiskan madu, "kata Meong dengan pura-pura kesal.

Tetapi Mencit berkata, "Tampaknya, pencurinya ada di dekat sini deh."

"Di mana dia? Biar kuhajar," geram si Meong bersandiwara.

"Oh, tidak perlu, karena pencuri itu kamu sendiri kan," tegas si Mencit."Bukankah waktu kamu izin pergi sebanyak tiga kali dengan alasan merayakan ulangtahun, merayakan kelahiran keponakanmu, dan syukuran rumah saudaramu, sesungguhnya kamu ke sini? Kucium sayup-sayup bau madu saat kau pulang, namun kecurigaanku waktu itu tidak terlalu besar. Namun kini aku sadar, ternyata kamu adalah teman yang tidak bisa dipercaya. Cukup sampai di sini persahabatan kita. Lebih baik jadi musuh yang terang-terangan daripada musuh yang mengenakan jubah persahabatan."

* * * *

Pesan apakah yang ingin disampaikan cerita ini? Satu kata: integritas. Integritas adalah kemampuan untuk berkomitmen, bersetia memenuhi kesepakatan demi tujuan bersama. Sama seperti Meong dan Mencit berjanji bekerjasama dengan tujuan mengumpulkan madu sebagai persiapan musim dingin, demikianlah integritas mestinya terjaga antara keduanya.

Integritas harus kita jaga dengan sepenuh hati, karena kalau tidak, akan mengakibatkan kerugian yang banyak. Dalam kisah di atas, rusaknya integritas Meong menyebabkan rusaknya perkawanan dan persahabatannya dengan Mencit yang sudah terjalin begitu akrab dan lama. Itu berarti, sekali melanggar integritas, sama saja dengan memutuskan hubungan-hubungan dengan sekeliling. Putusnya persahabatan, hilangnya pelanggan, pecahnya hubungan oran tua dan anak, atau rusaknya hubungan antara atasan dan bawahan adalah akibat hancurnya integritas.

Pelanggaran integritas menyebabkan kita menjadi manusia yang tidak lagi bisa dipercaya. Ketika membuat komitmen, ada rasa percaya bahwa dengan kerjasama tersebut akan dihasilkan manfaat yang saling menguntungkan. Namun, saat integritas dilanggar, hancurlah semuanya.

Seorang raja pernah berkata, kalau kehilangan uang, kita kehilangan sedikit; kalau kehilangan kesehatan kita kehilangan banyak; tapi kalau kehilangan integritas, kita kehilangan segalanya.

Kiranya nurani kita tetap teguh mempertahankan integritas.

Tafsir lainnya, silahkan dipetik.

Nov 14, 2009

meidy

Bekerja Sambil Kuliah??? Mungkin eggak Ya???

Bekerja merupakan rutinitas yang terkadang membuat Reader merasa seperti tidak ada waktu lagi untuk mengerjakan hal lain di luar pekerjaan. Bagi Reader yang baru saja memasuki dunia kerja setelah melewati jenjang perkuliahan, tentu saja ada jenjang berikutnya yang harus dilewati dan tentunya lebih menantang dibandingkan jenjang sebelumnya.

Dalam tahap awal Reader bekerja banyak sekali hal asing yang Reader belum ketahui, untuk itu, penting adanya adaptasi dalam lingkungan kerja. Contohnya saja adaptasi dalam bertingkah laku, cara bekerja, cara berfikir, menerepakan nilai-nilai kehidupan, hingga adaptasi dalam menentukan tujuan. Semuanya memang akan terasa sangat sulit diawal, dan tidak sedikit yang mengalami stres akibat adaptasi lingkungan kerja, tetapi jangan khawatir, justru stres dapat memacu kelenjar adrenalin yang menyebabkan Reader dapat bekerja lebih keras. Dengan demikian, stres membuat Reader menjadi selangkah lebih maju. Tetapi tidak sedikit yang merasakan gagal dan pada akhirnya memutuskan untuk mengubah haluan dengan mencari pekerjaan baru. Semua pilihan ada ditangan Reader.

Reader menjalani rutinitas yang begitu panjang, mungkin sempat tersirat dibenak Reader bahwa ilmu yang Reader dapatkan dibangku sekolah dan kuliah tidak begitu banyak terpakai didalam pekerjaan Reader. Pikiran Reader tidak banyak digunakan dibandingkan dengan energi yang lebih banyak terserap dan menuntut banyak kekuatan fisik, sehingga Reader merasa otak Reader menjadi tumpul karena terjebak dengan rutinitas yang ada.

Pernahkah Reader berfikir untuk mengasah otak dan keterampilan walaupun Reader sudah bekerja seperti halnya dengan berkuliah, sedangkan hari libur hanya Sabtu dan Minggu. Sebagian orang pasti berfikir mana sempat. Sibuknya pekerjaan begitu menyita waktu, apalagi ditambahkan untuk berkuliah. Banyak program-program yang ditawarkan untuk Reader yang bekerja tetapi ingin melanjutkan kuliah, seperti kuliah ekstensi dihari Sabtu dan Minggu, master degree reguler Senin-Sabtu di malam hari, dan masih banyak lagi program yang ditawarkan oleh kampus atau Universitas yang ada. Sebelum memutuskan untuk bekerja sambil kuliah ada baiknya memikirkan beberapa hal berikut ini dengan matang :

Biaya. Budget yang Reader keluarkan sudah pasti tidak sedikit. Pikirkan banyaknya biaya kuliah yang harus dikeluarkan, perhitungkan juga biaya transport dan makan. Setelah itu, lakukanlah penghematan untuk hal yang sifatnya sekunder, agar cashflow tidak membengkak.

Kenali sistem birokrasi perusahaan. Jika Reader merupakan karyawan baru yang baru saja memulai bekerja, lebih baik Reader simpan dulu keinginan Reader untuk melanjutkan kuliah, karena saat Reader memutuskan untuk kembali kuliah Reader harus bisa melakukan negosiasi dengan pihak kantor untuk mengatur jam kuliah Reader. Awal Reader bekerja biasanya perusahaan ingin menilai seperti apa kinerja Reader dan seberapa loyal Reader dengan perusahaan. Jika baru awal saja Reader sering minta izin, bagaimana reputasi Reader bisa baik dimata perusahaan.

Pengaturan Waktu. Harus pintar dalam mengatur waktu antara padatnya jadwal pekerjaan seperti deadline, meeting, lembur dengan tugas kuliah. Buatlah jadwal kegiatan Reader sebaik mungkin. Tanamkan di dalam diri Reader prinsip kerja keras, karena tujuan kuliah juga merupakan investasi di masa yang akan datang, jadi jangan sia-siakan waktu Reader untuk hal yang tidak berguna. Tetap konsisten menjalani jadwal yang sudah Reader buat.

Buatlah Keputusan. Buatlah keyakinan dalam diri Reader bahwa pekerjaan kantor dapat di kombinasikan dengan tugas-tugas kuliah. Jika tidak, sebaiknya Reader membuat keputusan antara kerja atau kuliah. Karena keduanya sama-sama penting, jika pada akhirnya Reader harus berhenti bekerja untuk sementara waktu menyelesaikan kuliah, jangan disesali karena kuliah juga merupakan aset bagi hidup Reader. Setelah itu kejarlah ketinggalan Reader setelah Reader kembali ke dunia kerja. Jika menurut Reader pekerjaan lebih penting daripada kuliah, buatlah keputusan untuk tidak berkuliah, karena terkadang kita tidak dapat melakukan pekerjaan dalam satu waktu.

Jadi, siapkah Reader melakukan kerja sambil kuliah ?

logo
Copyright © 2008 by Arts of Meidy's.
Original Template by Clairvo